Selasa, 17 Desember 2013

Galaxy Core Advance Diumumkan Dengan OS 4.2 Jelly Bean

Galaxy Core Advance Diumumkan Dengan OS 4.2 Jelly Bean
Samsung hari ini secara resmi mengumumkan Galaxy Core Advance, yang akan mengisi rak penjualan perangkat papan tengah baru. Galaxy Core Advance merupakan suksesor dari Samsung Galaxy Core, yang dirilis beberapa bulan lalu.
Buktinya bisa dilihat dari foto-foto resminya yang memiliki beberapa kesamaan dengan Galaxy Core, sementara dibagian lain malah tampak mirip dengan Galaxy S4 Active yang memang tidak masuk ke Indonesia. Dimulai dari ukuran layar 4.7 inci dengan resolusi 480 x 800 piksel dalam kerapatan setiap piksel 198 per inci, memperbaiki kualitas layar di Galaxy Core yang hanya 4.3 inci.
Berbeda dari saudara tuanya yang hanya memiliki satu tombol Home saja, Galaxy Core Advance kini dibekasi dengan tiga tombol di bagian depan yang berfungsi sebagai akses menuju HomeMenu danBack. Di bagian sisi ponsel, kamu akan menemukan beberapa tombol tambahan untuk mengambil foto dan merekam suara.
Jika berbicara tentang hardware, Galaxy Core Advance sangat mirip dengan pendahulunya yang hadir dengan prosesor 1.2GHz dual-core dan RAM 1GB on board. Sementara memori internal perangkat ini adalah 8 GB, namun kamu dapat menambahkan kartu microSD hingga 64GB. Samsung Galaxy Core Advance memiliki baterai 2000 mAh, naik sedikit dari 1800mAh di Galaxy Core. Bluetooth 4.0 dan NFC dengan S Beam juga tersedia. Sebuah kamera resolusi 5 megapiksel juga dapat ditemukan di bagian belakang smartphone.
Samsung yang terkenal dermawan dalam hal software pun melibatkan Android 4.2 Jelly Bean untuk menjalankan operasional ponsel. Bahkan beberapa aplikasi yang datang secara preloaded pada perangkat Galaxy lain ikut juga meramaikan fitur Galaxy Core Advance, seperti S Voice , S Translator, Suara & Shot, Easy Mode.
Lalu berapa harga yang pantas untuk membawa pulang ponsel ini? Kabarnya Galaxy Core Advance kemungkinan akan dijual mulai awal tahun depan dengan prediksi harga di bawah Rp 5 juta. Cukup menggiurkan bukan?
Spesifikasi Samsung Galaxy Core Advance
Processor
Dual Core 1.2 GHz
Dimensions
133.3 x 70.5 x 9.7 mm, 145g
Display
4.7” WVGA TFT
Memory
 1GB RAM + 8GB Internal Memory, microSD up to 64GB
Camera
 5MP AF + VGA
Battery
 2,000 mAh
OS
Android 4.2 Jelly Bean

Belajar Musik Ternyata Tak Bikin Anak Lebih Cerdas

Headline

Sebuah studi baru mengatakan, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa pembelajaran musik secara dini memiliki efek terhadap kecerdasan anak.

Ada keyakinan yang luas bahwa mengajarkan musik pada anak-anak akan membuat mereka lebih pintar. Namun, sebuah penelitian terbaru mengaatakan tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa pembelajaran musik secara dini memiliki efek terhadap kecerdasan anak.

Diperkirakan 80% orang dewasa di AS berpikir pelajaran musik akan memperbaiki nilai atau meningkatkan kemampuan belajar anak-anak. Menurut para ahli, anak-anak memang mendapat banyak manfaat dari belajar musik, mulai dari kebanggaan lewat belajar satu lagu baru sampai sebagai saluran kreativitas.

Namun, para peneliti dari Harvard University di Massachusetts, AS, menemukan bahwa ada satu hal yang tidak dapat dihasilkan dari pembelajaran musik sejak dini, yaitu meningkatkan intelijensia.

Kepala tim peneliti, Samuel Mehr, mengatakan bahwa ada kesalahpahaman bahwa belajar alat musik dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak.

Mehr mendasarkan kesimpulannya ini pada hasil-hasil studi yang mengukur kemampuan mental dua kelompok anak berusia empat tahun dan orang-orang tua mereka. Kelompok pertama diarahkan pada kelas musik, sementara yang lainnya masuk kelas yang menekankan seni visual.

"Buktinya adalah 'tidak'. Kami tidak menemukan bukti adanya manfaat untuk berbagai ujian dari anak-anak yang berpartisipasi dalam pelajaran-pelajaran musik," ujar Mehr seperti dilansirVOA News.

Meski puluhan studi telah dilakukan untuk melihat apakah pelajaran musik dapat membuat anak lebih cerdas, Mehr mengatakan hasilnya beragam. Ia mengatakan hanya satu studi, yang diterbitkan beberapa tahun lalu di jurnal Nature, yang tampaknya menunjukkan peningkatan IQ atau kemampuan intelektual sebanyak 2,7% setelah belajar musik selama satu tahun.

Namun Mehr, yang mengatakan bahwa IQ bukanlah ukuran baik untuk intelijensia anak, menyatakan bahwa para peneliti memutuskan untuk membandingkan seberapa baik para anak yang ikut kelas musik dalam tugas-tugas memproses secara mental dibandingkan mereka yang tidak ikut kelas musik.

Tidak ada bukti bahwa kelompok yang mengikuti pelajaran musik secara signifikan mengalahkan kelompok lain dalam ujian mental.
Untuk menegaskan hasil-hasil tersebut, para peneliti melakukan studi kedua dengan kelompok yang lebih besar, dan juga tidak menemukan adanya manfaat kognitif dari pelajaran musik.

Meski pelajaran musik tidak memberikan anak-anak jalan pintas menuju lembaga akademis bergengsi, Mehr mengatakan belajar musik memiliki nilai budaya yang penting.

“Kita mengajar musik karena musik itu penting untuk kita. Sebagai analogi, kita tidak mengajarkan tentang Shakespeare supaya anak-anak memiliki kemampuan lebih baik dalam bidang fisika. Kita mengajarkan tentang Shakespeare karena itu penting. Dan kami rasa musik juga tidak berbeda halnya," katanya.

Hasil studi terbaru yang dipimpin oleh Mehr ini telah diterbitkan dalam jurnal Plos One edisi Desember 2013.

Studi: Menghitung Domba Tidak Buat Orang Tertidur


Headline
Metode menghitung (dalam khayalan) domba melompati pagar ternyata tidak membuat seseorang cepat tidur, malah hanya tetap terjaga.

Gizmodo melansir, studi terbaru oleh Oxford University sejak 2001 menyatakan bahwa metode menghitung domba untuk orang yang susah tidur tidaklah efektif.

Penelitian itu melibatkan 50 pasien susah tidur yang dibagi menjadi dua kelompok.

Tiap kelompok ketika tidur menapat perintah membayangkan tampilan visual berbeda-beda, seperti membayangkan domba melompati pagar.

Sementara kelompok kedua sebelum tidur harus membayangkan hal-hal tenang.

Hasilnya, kelompok kedua justru tidur 20 kali lebih cepat ketimbang kelompok pertama yang harus membayangkan domba-domba melompati pagar.

Jadi kini Anda sudah tahu bagaimana cara untuk tidur lebih cepat.

Ditemukan Sumber Air Segar di Bawah Laut

Headline
Para ilmuwan menemukan sumber air segar di bawah laut. Seperti apa?

Para ilmuwan di Australia melaporkan, mereka menemukan sumber air segar di bawah laut.

Gizmag melansir, sumber air tersebut tertutup oleh palisan batu sedimen. Sumber air segar seperti ini selain di Australia, juga ditemukan di wilayah Australia, China, Amerika Utara, and Afrika Selatan.

Penemuan itu dilakukan para ilmuwan di National Centre for Groundwater Research and Training (NCGRT) dan School of the Environment, Flinders University, Australia.

Para ilmuwan memperkirakan, ada sekitar satu juta kilometer kubik air segar di bawah permukaan laut wilayah Australia.

Diperkirakan pusat air segar di bawah laut tersebut dulunya merupakan sumber air ketika permukaan air laut masih rendah (sekitar 20 ribu tahun lalu), tidak setinggi masa kini.

"Volume air yang ditemukan ini ratusan kali lebih besar dari sumber air yang pernah kita temukan sejak tahun 1900-an," ujar Dr Vincent Post.

Penelitian ini dipublikasikan di dalam jurnal Nature edisi 5 Desember 2013.

Timur Tengah Dilanda Badai Salju Langka


Headline









Biasanya wilayah Timur Tengah selalu panas, tapi kini wilayah tersebut mendapat badai salju yang sangat amat terjadi. Seperti apa?

LaughingSquid melansir, musim dingin langka ini melanda wilayah Timur Tengah seperti Turki, Suriah, Lebanon, Jordania, Israel, dan Palestina.

Wilayah-wilayah tersebut sudah hampir 112 tahun tidak mendapat hujan salju. Hujan salju yang bernama 'Alexa' ini turun pada tanggal 11 Desember 2013.

Pihak World Food Programme (WFO) mengatakan bahwa kini mereka mendistribusikan 10 ribu liter minyak untuk memasak dan pemanas, untuk ratusan keluarga yang tinggal di 10 tempat penampungan di Damaskus, Suriah.

Salju ini pula yang menghambat PBB untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah Irak dan Suriah. 

Kecelakaan, Tangan Pria Ini Dipindah ke Kaki!


Headline







Seorang dokter di China menyelamatkan tangan seorang pria yang putus karena kecelakaan dengan memindahkannya ke bagian kaki. Seperti apa prosesnya?

Seorang pria asal China, Xiao Wei kehilangan tangan kanannya dalam suatu insiden kecelakaan di tempat kerja. Demi menyelamatkan tangan itu, dokter memindahkannya ke bagian pergelangan kaki sang pria malang ini.

Tangan tersebut akhirnya selamat dengan menjahitnya ke pergelangan kaki kiri pria ini dan meminjam pasokan darah dari arteri di kakinya.

Sebulan kemudian, ahli bedah melepas kembali tangan itu dari pergelangan kaki dan memindahkannya kembali ke tangan Xiao Wei.

Dokternya mengatakan Xiao perlu menjalani beberapa operasi lain tetapi sang dokter berharap Xiao bisa mendapatkan kembali fungsi tangannya secara penuh.

Ahli bedah Cairian Healy dari Royal College of Surgeons di Inggris mengatakan meskipun prosedur seperti ini jarang terjadi, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.

"Orang China cukup berpengalaman dalam mikrosurgery dan konsep menyimpan bagian potongan tubuh dengan melampirkannya ke bagian lain untuk memberikan suplai darah dikenal dengan baik," katanya seperti dikutip BBC.

"Pergelangan kaki adalah tempat yang sulit untuk mencangkok bagian tubuh. Biasanya dokter bedah memilih ketiak karena suplai darah lebih baik," jelas Healy.

Healy mengatakan, ada banyak alasan mengapa seorang ahli bedah tidak langsung memasang tangan ke tempat aslinya dengan segera.

"Pasien mungkin tidak cukup fit untuk operasi. Ahli bedah yang handal bisa melakukannya antara delapan dan 15 jam untuk memasangnya kembali," sebutnya.

Faktor penting adalah bagaimana menjaga tangan tetap hidup. Di es, tangan itu mungkin bisa bertahan sedikit lebih lama.

Tetapi sang ahli bedah mengatakan, beberapa dokter bedah akan mempertimbangkan pemasangan kembali tangan yang telah putus selama lebih dari beberapa jam, karena otot di dalamnya akan mati.

Namun menurutnya, tidak semua replantasi seperti ini bisa sukses. Beberapa pasien tidak suka hasil akhirnya dan banyak yang kemudian memilih melakukan amputasi karena efek samping seperti rasa sakit dan kaku.

Google Tengah Pertimbangkan Buat Prosesor

Headline

 California - Google tengah membuat prosesor untuk server mereka dengan mengusung teknologi dari prosesor ARM. Seperti apa rinciannya?

Bloomberg melansir, Google tengah mempertimbangkan gagasan merancang prosesor server miliknya. Langkah ini bisa membantu Google mengelola antarmuka antara software dan hardware.

Langkah ini juga bisa saja ke depannya mengancam pasar yang didominasi oleh Intel mengingat Google adalah konsumen terbesar kelima di pasar prosesor.

"Kami secara aktif terlibat dalam merancang infrastruktur terbaik di dunia. Ini termasuk desain hardware (di semua tingkat) dan desain software," ujar pihak Google menurut sumber.

Wah, Aneka Lukisan Ini Tampilkan Efek 3D!

Headline

Seorang seniman asal Belanda membuat berbagai lukisan yang memiliki tampilan efek 3D. Seperti apa?

MyModernMet melansir, seniman asal Belanda bernama Ramon Bruin alias JJK Airbrush membuat berbagai lukisan yang fokus pada detail.

Begitu detilnya Bruin membuat lukisan, sehingga bisa menimbulkan efek ilusi optik, bagi para penikmat lukisannya.

Samsung Rilis GamePad untuk Smartphone Android


Headline








Samsung mengerti kebutuhan Anda bermain game di smartphone dengan merilis GamePad khusus untuk smartphone Android.

GamePad ini kompatibel dengan perangkat yang berukuran sekitar 4 sampai 6,3 inci, sehingga pengguna diharapkan lebih nyaman bermain game ketimbang harus menyentuh layar perangkat terus menerus.

Bentuknya seperti stik atau kontroler gamepada umumnya dengan directional pad, dua stik analog, empat tombol action, dua tombol pemicu, sebuah tombol select,tombol start, dan tombol play.

GamePad ini dapat dihubungkan dengansmartphone Galaxy melalui koneksi NFC, dan pemasangannya dapat dilakukan dengan mudah dengan mengklik tombol play.
Sedangkan untuk smartphone Android lain, pemasangan dilakukan melalui Bluetooth.

Aplikasi Mobile Console dianjurkan untuk digunakan bersama GamePad. Tujuannya adalah untuk melihat apakah aplikasi atau game yang diinginkan kompatibel dengan GamePad ini. Selain itu, ada 35 game yang dapat dibeli pada peluncurannya.

Pocket-lint melansir, Samsung juga mengatakan GamePad ini dapat digunakan dengan perangkat Galaxy yang terhubung ke TV, melalui kabel HDMI atau AllShare Screen Mirroring.

Samsung mengumumkan, GamePad sudah tersedia di sejumlah negara di Eropa. Harga resminya belum diumumkan, termasuk apakah nantinya juga dihadirkan di sejulah negara lain.

Sampah Elektronik Akan Menggunung Pada 2017


Headline







Studi terbaru dari PBB menyatakan, berbagai sampah elektronik (e-waste) akan menggunung pada 2017, dan akan menimbulkan masalah besar. Seperti apa?

Studi terbaru PBB menyatakan, tumpukan sampah kulkas, ponsel, televisi, dan perangkat elektroniki lainnya di seluruh dunia diperkirakan akan menggunung pada 2017 nanti, demikian lansirSidneyMorningHerald.

E-waste diperkirakan akan menimbulkan masalah besar pada manusia dan lingkungan jika tidak secara baik ditangani; beberapa dari jenis e-waste dapat didaur ulang.

PBB memperkirakan, tumpukan e-waste akan meningkat hingga 48,9 juta metrik ton pada 2012, dan akan mencapai 65,4 juta metrik ton pada 2017.

Angka tersebut sama seperti 200 kali berat gedung Empire State Building di New York, AS.

Perangkat iOS Ternyata Populer di Tempat Kerja


Headline








 Di perusahaan dan tempat kerja lain yang sebelumnya dikuasai BlackBerry, ternyata kini justru didominasi oleh iOS dan disusul Android.

Dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada perdebatan bahwa BlackBerry merajai segmen pasar perusahaan dan tempat kerja. Namun, kini semuanya telah berubah seiring anjloknya BlackBerry yang berefek pada loyalitas pengguna.

Menurut penelitian baru Intermedia, telah ditemukan bahwa perangkat iOS mendominasi sekitar 76% dari semua tingkat usaha kecil dan menengah di tahun 2013.

Electronista
 melansir, ada sekitar 190 ribu aktivasi iPhone dan iPad secara total di berbanding perangkat Android Samsung dan produsen lain yang hanya 29 ribu perangkat saja atau sekitar 15%.

Posisi BlackBerry saat ini bahkan hanya 1% saja atau sama dengan Windows Phone.