Jumat, 06 Desember 2013

CyanogenMod 11 Rasa Android KitKat Siap Dicicipi

http://images.detik.com/content/2013/12/06/317/cdlm.jpg

CyanogenMod yang dikenal sebagai pembesut custom ROM Androidmumpuni kembali menelurkan karya anyarnya. Meneruskan versi sebelumnya, perusahaan yang didirikan oleh Steve Kondik ini menyematkan versi CyanogenMod 11 (CM 11) pada custom ROM besutan terbarunya itu.

Bila CyanogenMod 10 menggunakan basis dari Android Jelly Bean, maka CM 11 kali ini telah mengandalkan basis dari Android 4.4 KitKat.

Sayangnya pada tahapan awalnya, CM 11 hanya terbatas mendukung perangkat garapan Google saja yakni handset Nexus 5, Nexus 4, Nexus 7, dan Nexus 10.

Selain itu jangan kaget bila menemui sejumlah bug saat mencobanya. Karena masih dalam tahap awal pengembangannya, maka CM 11 pun masih berstatus ‘nightlies’ yang artinya masih dalam tahap pengembangan guna menemukan bug yang ada.

Namun seiring pengembangannya, status ‘nightlies’ pada CM 11 juga akan sekaligus menambahkan dukungan penggunaannya bagi perangkat-perangkat Android lainnya semisal Galaxy S4.

Android 4.4.1 Meluncur, Nexus Dijatah Duluan

http://images.detik.com/content/2013/12/06/317/androidkitkat640x600.jpg
Setelah hanya seputar rumor, update untuk Android 4.4 KitKat akhirnya resmi diluncurkan oleh Google. Hadir sebagai Android 4.4.1, sesuai prediksi tidak ada improvisasi signifikan melainkan update minor terkait perbaikan sejumlah bug yang sebelumnya dilaporkan mendera sebagian kecil Nexus 4.

Selain itu, update Android 4.4.1 awalnya baru akan hadir untuk perangkat Google yakni Nexus 5, Nexus 4, dan Nexus 7 2013 versi LTE.

Belum jelas kapan ponsel Android OEM (Original Equipment Manufacturer) semisal Galaxy S4 dan HTC One akan mendapatkan giliran, namun diprediksi paling lambat pada Januari 2014 mendatang.

Sayangnya harapan fans yang menginginkan improvisasi di sektor menu kamera tidak kesampaian, karena Google tidak memberikan sentuhan apapun pada bagian ini. Pengguna Android 4.4.1 dipastikan akan disodorkan menu yang sama dengan Android 4.4.

Pun begitu, hadirnya update Android 4.4.1 yang terbilang cepat cukup membuktikan bahwa Google bereaksi cepat merespons laporan terdapatnya sejumlah bug pada Nexus 4 dan langsung memberikan penawarnya melalui update ini.

Ponsel Papan Tengah Samsung Juga Peroleh Android 4.4 KitKat

Ponsel Papan Tengah Samsung Juga Peroleh Android 4.4 KitKat
Para pengguna ponsel Samsung tentunya sudah tidak sabar lagi bisa merasakan fitur-fitur baru yang ditawarkan di Android 4.4 KitKat. Sebagai produsen ponsel Android terbesar di dunia, Samsung pasti tidak ingin mengecewakan penggemarnya. Untuk itu para developer Samsung kini tengah berusaha keras untuk membawa Android 4.4 Kitkat bisa digunakan di ponsel dan tablet Samsung model lama.
Sebuah bocoran snapshot dokumen internal menunjukkan bahwa setidaknya Galaxy S4 Mini, Galaxy S III Mini, Galaxy S Advance, Galaxy Ace 3, Galaxy Core, Galaxy Fame, Galaxy Ace 2, dan Galaxy Fresh kini sedang dalam daftar pengujian OS baru.
KitKat telah dioptimalkan untuk berjalan baik pada perangkat dengan RAM hanya 512 MB, jadi jik para pembuat ponsel bisa menempatkan OS Android paling anyar ini dari handset high-end hingga low-end. Mengingat Samsung adalah pembuat ponsel terbesar di dunia, dan begitu besar pengguna handset di kalangan ponsel papan tengah, tentu pemilik handset seperti Samsung Galaxy Ace 2 akan sangat senang dengan kabar ini.
Beberapa handset lain yang tidak disebut diatas kemungkinan sedang dalam tahap perencanaan pengujian, namun tetap saja ada peluang untuk gagal.
4.4-mid-TN copy
Daftar Beberapa Ponsel Samsung Papan Tengah Yang Peroleh Android 4.4 KitKat

Aplikasi Senter di Android Curi Informasi Pengguna

Headline





Aplikasi senter atau penerang cahaya yang populer di Android diam-diam mengirimkan data lokasi Anda berikut ID dari perangkat ke pihak ketiga.

Pengembang aplikasi bernama Brightest Flashlight Free yang tercatat telah diunduh hingga 50 juta kali itu mengakui penyalahgunaan data pengguna ke Federal Trade Commission (FTC).

Kebijakan privasi di aplikasinya mengatakan, informasi apapun dari pengguna yang dikumpulkan akan digunakan oleh perusahaan. Tetapi, informasi pengguna tersebut ternyata dikirimkan juga ke pihak ketiga, dalam hal ini pihak pengiklan.

Ini mengartikan, pengiklan bisa melacak identitas dan lokasi pengguna untuk melihat iklan apa saja yang pernah mereka lihat, bahkan mengidentifikasi pengguna melalui informasi terkait.

TheGuardian melansir, dalam penyelesaian kasusnya dengan FTC, aplikasi ini bakal mengubah kebijakan privasinya yang tidak akan lagi menipu pengguna.

Sejak dirilis pada Februari 2011, aplikasi yang sebenarnya bermanfaat ini telah diunduh hingga lebih dari 50 juta kali dengan reputasi baik, empat hingga lima bintang.

Andakah salah satu penggunanya?

1 Dari 5 Orang di Dunia Pengguna Jejaring Sosial

Headline
Studi terbaru dari eMarketer mengungkap, satu dari lima orang di dunia menggunakan situs jejaring sosial, setidaknya sekali dalam sebulan.

Menurut eMarketer, sebanyak 1,61 miliar orang di seluruh dunia menggunakan jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, maupun Google+.
Angka itu tumbuh 14,2% dibanding tahun lalu. Jumlah pengguna jejaring sosial pun diyakini eMarketer bakal tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Mengutip PCWorld, pada 2014, pertumbuhan pengguna jejaring sosial akan melonjak lagi melewati angka 10%. Bahkan, eMarketer juga memperkirakan sebanyak 2,33 miliar penduduk akan menjadi pengakses jejaring sosial dalam waktu empat tahun mendatang atau pada 2017.

Bank Dunia pernah membuat laporan, jumlah penduduk di seluruh dunia pada tahun lalu telah mencapai 7 miliar orang. Itu artinya, sekitar 22,8% populasi dunia sudah mengakses jejaring sosial.
Sementara pada 2017, menurut perkiraan eMarketer, jumlah penduduk dunia bakal mencapai sekitar 7,44 orang dan 31,3% di antaranya merupakan pengakses jejaring sosial.

Dari jejaring sosial yang ada, Facebook tetap menjadi paling populer di mata pengguna. Jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini mencapai 1,026 miliar pengguna bulanan pada akhir tahun ini.

Negara seperti India, Indonesia, dan Meksiko menjadi wilayah pertumbuhan pengguna jejaring sosial tertinggi, masing-masing 31,4%, 28,7%, dan 21,1%.

Sensor Sidik Jari Bakal Jadi Fitur Tren Smartphone

Headline
Tampaknya penggunaan sensor sidik jari pada perangkat smartphone bakal menjadi tren di tahun depan. Diperkirakan akan ada sekitar tujuh hingga delapan produk smartphone yang beredar di 2014 menggunakan sensor sidik jari sebagai fitur unggulan.

Fingerprint Cards, perusahaan asal Swedia penyedia teknologi sensor sentuh, meyakini bahwa sejumlah vendor Android dan Windows Phone siap untuk menyertakan fitur sensor sidik jari dalam produk terbaru mereka yang rilis tahun depan.

September lalu, iPhone 5S menjadismartphone pertama yang memiliki sensor sidik jari yang dikembangkan AuthenTec. Mengikuti hal ini, Fingerprint Swedia berharap bisa menjual piranti besutan mereka untuk produsen smartphone lain seperti Samsung, LG, dan Huawei.

"Saya pikir akan ada setidaknya tujuh atau delapan produsen akan meluncurkan ponsel dengan sensor sentuh pada 2014," kata Johan Carlstrom, CEO Fingerprint Cards kepadaReuters.

Ia berharap perusahaannya akan segera menandatangani kesepakatan kerjasama dengan mayoritas perusahaan tersebut, setelah pekan lalu mengumumkan sebuah sensor sidik jari baru yang disiapkan untuk produk ponsel dan tablet Android, juga Windows Phone.

Carlstrom juga meyakini bahwa Samsung setidaknya akan merilis satu atau dua produk yang menggunakan sensor sidik jari model touch atau swipe di 2014 nanti.

"Samsung selama ini dikenal memiliki sejumlah pemasok untuk komponennya, dan target kami adalah dipilih Samsung sebagai pemasok sensor pada 2014," ujarnya.

Fingerprint Cards merupakan salah satu dari sedikit perusahaan spesialis teknologi sensor sentuh yang ada di dunia. Beberapa perusahaan yang menggunakan produk sensor sidik jari model swipe dari Fingerprint Cards di antaranya adalah Fujitsu dari Jepang, Pantech dari Korea Selatan, dan Konka dari China.

Perusahaan ini diperkirakan bakal mengalami kenaikan pendapatan lima kali lipat pada 2014 hingga sekitar US$77 juta yang didominasi penjualan produk keamanan sensor sidik jari untuk berbagai bank di China.
Harga saham Fingerprint Cards juga dilaporkan melonjak lebih dari 600% dalam setahun terakhir.

Samsung Siapkan Smartphone dengan Windows Phone?

Headline

Raksasa teknologi Korea Selatan Samsung tengah menyiapkansmartphone baru berbasis Windows Phone. Benarkah?

Setelah membesut OS Tizen dan berencana membesut perangkat dengan OS Firefox, kini Samsung dikabarkan sedang mempersiapkan kehadiran smartphoneanyar dengan platform Windows Phone.

Hal ini terungkap dari daftar smartphonetanpa nama yang muncul di situs India,Zauba.com, dengan nomor model SM-W750V yang mengindikasikan handset Windows Phone dengan ukuran layar lima inci.

Techradar melaporkan, handset baru ini dikirim untuk tujuan pengujian, evaluasi, dan R&D. Berdasarkan harga per unit pada daftar, Windows Phone keluaran Samsung ini akan dibanderol seharga US$540 atau sekitar Rp6,4 juta.

Dengan kisaran harga tersebut, sepertinya handset ini akan menjadi perangkat high-end yang setara dengan smartphone unggulan Samsung lainnya.

Namun hingga kini pihak Samsung belum memberikan keterangan resmi mengenai kehadiran perangkat Windows Phone itu.
Headline










Samsung baru saja mematenkan layar transparan untuksmartphone dengan fungsi sentuh, baik di depan maupun di belakang.

Selain teknologi layar fleksibel, Samsung siap melangkah lebih jauh pada teknologi layar di smartphone dengan mematenkan layar tembus pandang. Paten itu menjelaskan alternatif cara bagaimana pengguna berinteraksi dengan smartphonenantinya.

Dengan layar transparan, selain menyentuh layar depan pengguna juga bisa memindahkan atau memilih ikon dan fungsi lainnya dengan menyentuh dari layar bagian belakang, sehingga layar depan tetap bersih dari bekas sentuhan.

Konsep fitur ini sangat mirip dengan fitur AirView di Galaxy Note 3 dan Galaxy S4 yang memungkinkan pengguna menjalankan fungsi di layar tanpa harus menyentuh layar depan.

AndroidAuthority melansir, dalam paten tersebut juga ada kemampuan berinteraksi dengan dua elemen sekaligus. Pengguna dapat menggunakan elemen bagian atas dengan layar sentuh seperti biasa, dan memindahkan elemen bagian bawah menggunakan layar bagian belakangnya.

Ini serupa seperti fitur panel sentuh di belakang konsol genggam PlayStation Vita. Di PS Vita, memang seringkali sulit untuk mengetahui persis dimana Anda menyentuh touchpad, tetapi dengan layar transparan semuanya akan menjadi lebih mudah.

Namun bagaimanapun teknologi layar ini mungkin tidak bakal hadir dalam waktu dekat. Layar transparan juga membutuhkan komponen transparan di dalamnya sehingga implementasinya mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama di masa depan.

Ring Kamera Nexus 5 Bermagnet, Apa Fungsinya?

Headline

Perhatikan kamera belakang Nexus 5 dengan bentuk ring yang begitu besar di sekelilingnya dan terlihat berbeda dibanding smartphone lain. Apa fungsinya?

Jika Anda berpikir itu hanya hiasan tanpa fungsi, Anda harus berpikir ulang. Usut punya usut, ring itu ternyata bermagnet dan digunakkan untuk fungsi lensa kamera tambahan, seperti dilansir PhoneArena.

Dengan adanya kemampuan magnet, Anda bisa membeli lensa tambahan dan disarankan yang memiliki ukuran kecil, untuk penggunaan efek wide angle, fisheye, telephoto, dan lainnya dan membuat pengalaman menggunakan kamera di Nexus 5 lebih menyenangkan.

Namun ide brilian ini sedikit diganggu fungsi auto-focus Nexus 5 yang ditemukan lebih lambat untuk mengunci fokus, dan diyakini disebabkan oleh bugs. Pembaruan software-nya dalam waktu dekat dari Google mungkin akan memperbaikinya.

Menarik bukan?