Para ilmuwan menemukan sumber air segar di bawah laut. Seperti apa?
Para ilmuwan di Australia melaporkan, mereka menemukan sumber air segar di bawah laut.
Gizmag melansir, sumber air tersebut tertutup oleh palisan batu sedimen. Sumber air segar seperti ini selain di Australia, juga ditemukan di wilayah Australia, China, Amerika Utara, and Afrika Selatan.
Penemuan itu dilakukan para ilmuwan di National Centre for Groundwater Research and Training (NCGRT) dan School of the Environment, Flinders University, Australia.
Para ilmuwan memperkirakan, ada sekitar satu juta kilometer kubik air segar di bawah permukaan laut wilayah Australia.
Diperkirakan pusat air segar di bawah laut tersebut dulunya merupakan sumber air ketika permukaan air laut masih rendah (sekitar 20 ribu tahun lalu), tidak setinggi masa kini.
"Volume air yang ditemukan ini ratusan kali lebih besar dari sumber air yang pernah kita temukan sejak tahun 1900-an," ujar Dr Vincent Post.
Penelitian ini dipublikasikan di dalam jurnal Nature edisi 5 Desember 2013.
Para ilmuwan di Australia melaporkan, mereka menemukan sumber air segar di bawah laut.
Gizmag melansir, sumber air tersebut tertutup oleh palisan batu sedimen. Sumber air segar seperti ini selain di Australia, juga ditemukan di wilayah Australia, China, Amerika Utara, and Afrika Selatan.
Penemuan itu dilakukan para ilmuwan di National Centre for Groundwater Research and Training (NCGRT) dan School of the Environment, Flinders University, Australia.
Para ilmuwan memperkirakan, ada sekitar satu juta kilometer kubik air segar di bawah permukaan laut wilayah Australia.
Diperkirakan pusat air segar di bawah laut tersebut dulunya merupakan sumber air ketika permukaan air laut masih rendah (sekitar 20 ribu tahun lalu), tidak setinggi masa kini.
"Volume air yang ditemukan ini ratusan kali lebih besar dari sumber air yang pernah kita temukan sejak tahun 1900-an," ujar Dr Vincent Post.
Penelitian ini dipublikasikan di dalam jurnal Nature edisi 5 Desember 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar