Senin, 10 Maret 2014

Jutaan Unit iPhone 5C Menumpuk di Gudang

Headline
Buruknya angka penjualan iPhone 5C sejak pertama kali rilis membuat jutaan stok smartphone bermaterial plastik besutan Apple ini menumpuk di gudang.
Hal ini dialami langsung oleh Pegatron Technology, salah satu pemasok produk Apple terbesar asal Taiwan. Setidaknya terdapat dua juta hingga tiga juta unit iPhone 5C yang menumpuk di sejumlah gudang milik Pegatron.
Tak hanya itu, lebih dari satu juta unit iPhone 5C lainnya juga diperkiraan masih tersimpan di gudang milik sejumlah jaringan retail Apple di Taiwan.

"Apple sebelumnya mengumumkan, penjualan smartphone terbaru mereka mencapai level tertingginya, di angka 51 juta unit. Namun, gabungan penjualan antara iPhone 5S dan iPhone 5C tidak memberikan banyak keuntungan bagi penjual karena permintaan untuk iPhone 5C terlalu lemah dibanding dengan pendahulunya maupun iPhone 5S,” ujar sebuah sumber yang diperoleh DigiTimes.

Menurut sumber tersebut, permintaan yang lemah ini lantaran harga iPhone 5C begitu tinggi. Harga itu telah mengecewakan sebagian pihak yang sebelumnya memperkirakan iPhone 5C bakal dibanderol di bawah US$400.

“Karena kontrak mereka dengan Apple dan harga beli yang tinggi, sebagian operator seluler dan retailer juga tidak mungkin menawarkan potongan harga yang signifikan untuk iPhone 5C," ujar sumber itu lagi.

Saat ini, iPhone 5C tanpa kontrak dijual di Taiwan dengan harga US$549 (Rp6,3 juta) untuk versi 16GB dan US$649 (Rp7,4 juta) untuk model 32GB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar