Senin, 13 Januari 2014

Ruang Hijau Lebih Baik Ketimbang Kenaikan Upah

Headline


Tinggal di kota memiliki banyak ruang hijau ternyata memberikan dampak positif terhadap kondisi mental masyarakat.


Para peneliti Inggris menemukan bahwa tinggal di kota dengan ruang terbuka hijau memiliki dampak positif berkelanjutan,tidak seperti kenaikan upah atau promosi yang hanya menawarkan efek yang sementara.

Penemuan yang ditulis dalam jurnalEnvironmental Science and Technologymenyebutkan, hasil penelitian mengindikasikan akses terhadap taman kota dapat memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat.

Salah satu peneliti Dr Mathew White, dari Pusat Eropa untuk Lingkungan dan Kesehatan Manusia di Universitas Exeter, Inggris, menjelaskan bahwa penelitian ini dilakukan atas sebuah studi yang menunjukkan orang yang tinggal di kota yang lebih hijau memiliki tanda depresi atau kecemasan yang lebih sedikit.

"Ada banyak yang dapat dijadikan alasan, sebagai contoh orang melakukan segala sesuatu untuk membuat mereka lebih bahagia; mereka berusaha untuk mendapatkan promosi di tempat kerja, kenaikan gaji, bahkan menikah," ujar White seperti dilansir BBC.

Namun menurutnya, hal tersebut hanya berlangsung enam bulan sampai satu tahun saja. Karena setelah itu mereka kembali ke tingkat kesejahteraan seperti sebelumnya.

"Jadi ini tidak berlangsung lama; hal itu tidak membuat kita bahagia untuk waktu yang lama," imbuhnya.

White mengatakan, timnya ingin melihat apakah tinggal di wilayah kota yang lebih hijau memberikan dampak positif bagi perasaan sejahtera atau apakah efek tersebut hilang setelah periode waktu tertentu.

Untuk menemukannya, para peneliti menggunakan data dari Survei Rumah Tangga Inggris, yang dimulai pada 1991, dan disusun oleh Universitas Essex.

White menjelaskan data yang didapat. "Apa yang anda lihat bahkan setelah tiga tahun, kesehatan mental masih lebih baik dibandingkan dengan banyak hal lain yang kami pikir akan membuat kita bahagia."

"Ada bukti bahwa orang yang tinggal di wilayah dengan banyak ruang hijau lebih sedikit mengalami stres dan ketika anda sedikit merasakan stres maka anda dapat membuat keputusan yang masuk akal dan berkomunikasi dengan baik," katanya.

White menambahkan, penelitian selanjutnya dapat mengungkapkan hubungan pernikahan pasangan yang tinggal di wilayah yang berbeda, dan mencari tahu bagaimana perbedaan tingkat perceraian dan tingkat kepuasaan penduduknya.

"Saya tidak berusaha untuk mengatakan 'pil ajaib' ini dapat mengatasi semua masalah pernikahan. Tentu saja tidak, tetapi bisa jadi itu faktor yang memberikan keseimbangan sehingga mereka dapat membuat keputusan yang masuk akal dan lebih banyak melakukan percakapan sebagai orang dewasa," jelas White.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar